Proses produksi kemasan yang dibentuk dengan vakum
Waktu rilis:
2026-05-06
Pembuatan cetakan: Buatlah cetakan sesuai dengan bentuk dan ukuran produk yang diinginkan. Jenis cetakan yang umum meliputi cetakan gipsum, cetakan tembaga elektroplating, dan cetakan aluminium. Cetakan gipsum berbiaya rendah dan cocok untuk pembuatan sampel serta produksi skala kecil; cetakan tembaga elektroplating memiliki permukaan yang halus dan tahan lama dengan biaya yang sedang, serta merupakan cetakan produksi yang paling sering digunakan; sementara itu, cetakan aluminium memiliki presisi tinggi, kemampuan disipasi panas yang cepat, dan akurasi produk yang baik, namun harganya mahal sehingga lebih cocok untuk produksi skala besar atau produk dengan persyaratan presisi yang sangat tinggi.
Pembuatan cetakan: Buat cetakan sesuai dengan bentuk dan ukuran produk yang dibutuhkan. Jenis cetakan yang umum meliputi cetakan gipsum, cetakan tembaga elektroplating, dan cetakan aluminium. Cetakan gipsum memiliki biaya rendah dan cocok untuk pembuatan sampel serta produksi skala kecil; cetakan tembaga elektroplating memiliki permukaan yang halus dan tahan lama, dengan biaya yang sedang, serta merupakan cetakan produksi yang paling sering digunakan; sementara itu, cetakan aluminium menawarkan presisi tinggi, disipasi panas yang cepat, dan akurasi produk yang sangat baik, namun harganya mahal dan lebih sesuai untuk produksi skala besar atau produk dengan persyaratan presisi yang sangat tinggi.
Pemanasan lembaran: Pasang lembaran plastik pada mesin pembentuk vakum dan lunakkan hingga mencapai keadaan plastis melalui pemanasan.
Pencetakan adsorpsi vakum: Letakkan lembaran plastik yang telah dilunakkan ke dalam ruang vakum, lalu gunakan pompa vakum untuk mengeluarkan udara di dalam ruang, sehingga tercipta perbedaan tekanan yang membuat lembaran plastik menempel erat pada permukaan cetakan. Setelah didinginkan, bentuknya menjadi seperti yang diinginkan.
Pendinginan dan pelepasan dari cetakan: Setelah lembaran plastik mendingin dan mengeras, lembaran tersebut dikeluarkan dari cetakan untuk memperoleh produk kemasan yang dibentuk dengan vakum yang memiliki bentuk sama seperti cetakan.
Pemangkasan dan penataan tepi: Setelah proses pencetakan, produk kemasan yang dibentuk dengan vakum diproses melalui pemangkasan, pengepresan lubang, pelipatan, dan lain-lain untuk memenuhi persyaratan desain, kemudian dikemas untuk dijual.
Kata kunci:
Artikel selanjutnya
Berita Terkait
Karakteristik utama dari kemasan yang dibentuk dengan vakum
Transparansi tinggi: Kemasan blister memiliki transparansi yang baik, sehingga dapat secara visual menampilkan tampilan dan struktur internal produk, sehingga menarik perhatian konsumen.
2026-05-06
Proses produksi kemasan yang dibentuk dengan vakum
Pembuatan cetakan: Buatlah cetakan sesuai dengan bentuk dan ukuran produk yang diinginkan. Jenis cetakan yang umum meliputi cetakan gipsum, cetakan tembaga elektroplating, dan cetakan aluminium. Cetakan gipsum berbiaya rendah dan cocok untuk pembuatan sampel serta produksi skala kecil; cetakan tembaga elektroplating memiliki permukaan yang halus dan tahan lama dengan biaya yang sedang, serta merupakan cetakan produksi yang paling sering digunakan; sementara itu, cetakan aluminium memiliki presisi tinggi, kemampuan disipasi panas yang cepat, dan akurasi produk yang baik, namun harganya mahal sehingga lebih cocok untuk produksi skala besar atau produk dengan persyaratan presisi yang sangat tinggi.
2026-05-06
Bidang penerapan kemasan yang dibentuk dengan vakum
Industri elektronik: Kemasan blister dapat digunakan untuk mengemas berbagai komponen elektronik, aksesori ponsel, aksesori komputer, dan sebagainya, dengan fungsi melindungi dari guncangan, mencegah masuknya debu, serta mencegah kelembapan.
2026-05-06
Bahan umum untuk kemasan vakum
PVC (polivinil klorida): Memiliki ketangguhan tinggi, tidak mudah terbakar, dan mudah disegel dengan panas. Bahan ini dapat disegel menggunakan mesin penyegel maupun penyegelan tepi berfrekuensi tinggi. Lembaran PVC dapat dibagi menjadi jenis ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan, serta dapat diolah menjadi berbagai produk kemasan bentuk vakum, seperti transparan, berwarna, antistatik, berlapis emas, dan berflocking. Karakteristiknya meliputi transparansi tinggi, kilap permukaan yang baik, sedikit titik kristal, noda air yang kecil, aplikasi yang luas, ketahanan benturan yang kuat, serta kemudahan dalam proses pencetakan. Bahan PVC banyak digunakan untuk kemasan luar pada mainan, makanan, produk elektronik, farmasi, peralatan listrik, hadiah, kosmetik, alat tulis, dan produk lainnya. Namun, pembakaran PVC menghasilkan gas klorin yang berdampak tertentu bagi lingkungan.
2026-05-06